Teh Hijau Gunung
Segar seperti rumput pagi, sedikit manis.
- 80°air
- 2′seduh
- 3 g/cangkir
Daun lepas · petik pucuk
Teh dari kebun dataran tinggi Jawa dan Sumatra, dipetik pucuk dan diolah dalam jumlah kecil. Kami pandu cara menyeduhnya.

Segar seperti rumput pagi, sedikit manis.
Malt dan madu, enak dengan atau tanpa susu.
Bunga dan buah persik, bisa diseduh berkali-kali.
Hanya pucuk berbulu halus, lembut dan manis.
Asam segar rosella dengan wangi serai, tanpa kafein.
0:00
Dari kebun kecil
Kami bekerja dengan kebun teh rakyat di lereng gunung yang memetik dengan tangan. Daun diolah dalam jumlah kecil sehingga rasa tiap panen bisa sedikit berbeda.

“Pengatur waktunya bikin seduhan saya tidak pahit lagi.”
“Rasa malt-nya pas untuk teh susu pagi.”
“Segar diminum dingin, warnanya cantik.”
Teh hijau dan putih mudah pahit bila air terlalu panas; teh hitam dan herbal butuh air mendidih.
Oolong dan teh hijau bisa 2–4 kali; tambah waktu seduh sedikit tiap seduhan.
Ada paket sampel 6 × 10 gram untuk mencoba semua jenis.

Bingung menentukan teh yang paling sesuai? Berikut ringkasan pilihan di Rumah Teh Lereng beserta kegunaannya, supaya An…

Berikut pertanyaan yang paling sering kami terima dari pelanggan Rumah Teh Lereng, lengkap dengan jawabannya. Kenapa su…

Kami bekerja dengan kebun teh rakyat di lereng gunung yang memetik dengan tangan. Daun diolah dalam jumlah kecil sehing…